Daftar Menu Blog
|
|
Jumat, 17 Februari 2012
Israel Bunuh Diri Jika Serang Iran
Teheran – KabarNet: Israel sama saja melakukan bunuh diri bila benar-benar menyerang Iran. Sebuah serangan Israel terhadap Iran akan berarti tamatnya Tel Aviv. Demikian peringatan keras yang dilontarkan oleh Menteri Pertahanan Iran, Brigjen Ahmad Vahidi ditengah latihan perang besar-besaran yang dilakukan oleh Angkatan Laut Iran di selat Hormus.
“Rezim Zionis itu sekarang sudah terisolasi penuh, dan dalam keadaan apapun mereka tidak akan mampu untuk menyerang Iran, kecuali kalau mereka ingin melakukan bunuh diri. Karena mereka akan menerima serangan-serangan Iran yang mematikan dengan kekuatan penuh yang akan membuat mereka hancur lebur!” demikian peringatan Vahidi yang disiarkan oleh kantor berita resmi pemerintah Iran, IRNA, pada hari Minggu (25/12/2011) yang baru lalu. Berita ini dikutip oleh KabarNet melalui kantor berita UPI.
Lebih lanjut Vahidi memaparkan bahwa Iran telah jauh meningkatkan kemampuan militernya. Peningkatan kemampuan militer ini, kata Vahidi menekankan, dilakukan negaranya tanpa bantuan teknis dari negara lain manapun. Dengan demikian, kekuatan milter Iran adalah sangat unik. “Iran sangat unik dalam segala bidang teknologi militer, di bidang industri manufaktur pesawat pengintai, maupun pesawat tempur, dan juga di sektor pertahanan. Kami juga cukup maju dalam hal teknologi penyadapan, industri pesawat dan peluru kendali (rudal),” ungkapnya.
Dalam pada itu Brigjen Ahmad Vahidi memberi contoh tentang perkembangan kemajuan teknologi yang telah dicapai oleh Iran. Ia mencontohkan keberhasilan Iran melumpuhkan dan membajak pesawat mata-mata tak berawak milik AS yang sedang mengintai Iran. Keberhasilan ini, ujar Vahidi, adalah berkat kerja keras para ilmuwan Iran. “Perbuatan Amerika yang sudah melanggar wilayah udara Iran, bukan hanya melanggar hukum internasional, tetapi juga meremehkan hak-hak Iran dan Afghanistan, namun sayangnya hanya didiamkan saja oleh lembaga-lembaga internasional, terutama (hanya didiamkan saja) oleh PBB,” protes Vahidi.
Vahidi mengatakan bahwa pasukan militer Republik Islam Iran sudah melacak lokasi-lokasi yang akan membuat mereka mampu “melumpuhkan musuh” dalam setiap pertempuran militer, demikian seperti dilaporkan oleh Press TV, yang dikutip oleh UPI.
“Perang ini bukanlah sebuah perang yang kami inginkan. Namun bagaimanapun juga, apabila pihak musuh berupaya untuk melakukan tindakan sesuatu, maka kami akan menggunakan semua aspek kemampuan kami yang canggih.” ancam Vahidi serius.
Sumber Klik Disini
Topik Terkait
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

nice artikelnya.terimakasih
BalasHapus